MANAJEMEN STRES

Dosen : Nawang Warsi W, S.Psi, M.Psi, Psi

2 Januari 2014. Selamat taun baru.

Presentasi 1. Kelompok Titin, Diana n Korie ttg Ice Breaking n Stresor pada UKM. Lupa judulnya. Atau minta langsung ke oknumnya.

Catatan Bu Nawang :

  • Program kerja yang padat membuat pengurus UKM stress, bahkan frustasi. Banyak juga yang kuliahnya terbengkalai karenanya. Siapa yang membuat program?
  • Apakah saat membuat program memikirkan atau memperhitungkan kemampuan untuk melaksanakan? (Di sini Korie menjelaskan ulang bahwa kebanyakan stress ketika mengejar deadline).
  • Jika masalah yang muncul adalah deadline, maka balik ke masalah kelompoknya Felix (Yey, namaku disebut. Gaul aku jur…. Hahahah). Stres diciptakan sendiri. Bikin-bikin kerjaan sendiri, stress-stres sendiri.

Presentasi 2. Stres pada Mahasiswa yang sedang Menempuh Skripsi. Kelompoknya Christian si Buncis.

Penangannya, mereka akan melakukan sosialisasi pada mahasiswa yang sedang skripsi (berupa penyuluhan, pamphlet dll) tentang cara penanganan stress sebagai berikut :

  • Kenali pembimbingmu.
  • Lakukan pendekatan
  • Teliti lagi sebelum diperiksa
  • Jujur dan berani
  • Sesekali refreshing
  • Berdoa dan semangat

Catatan Bu Nawang :

  • Ini mirip punya suster.
  • Poin penanganan ini sudah standar. SOP nya memang begitu. Ini sesuatu yang sudah harus dilakukan.”

Mbak Aina : Kelompok kami pengen mahasiswa lakuin ini Bu, biar mereka tahu hal ini dan gak stress.

Bu Nawang : Ini sudah SOP. Pasti sudah mereka lakukan. Walaupun ada yang belum maksimal. Ini harus. Konyol kalo yang bikin skripsi gak lakuin ini. Mungkin kelompok harus puny ide lain yang bisa kurangi stress, di luar ide standar ini.

Presentasi 3. Program Share n Care untuk Pekerja Rumah Tangga (PRT).

Kelompoknya Putri, Firly dan Lika

  • Slide presentasi diawali dengan latar belakang ttg kasus-kasus PRT di Indonesia. Keren. Katanya ada 2.59x.xxx PRT di Indonesia. Meninggalkan kampung halaman. Bekerja nonstop. Ini membikin stress.
  • Harus ada upaya majikan meminimalisir stress, anatar lain dengan relaksasi dan memenuhi kebutuhan hidup dasar mereka.
  • Solusi : Share n Care. Share itu berbagi, ajak mereka curhat, lalu bantu selesaikan. (Konseling?). Care itu meringankan pekerjaan, ajak jalan2 ke tempat wisata, membuat karya seni. 😀
  • Ini harus disosialisakan ke majikan dan anak kos. Oh ya, mereka ini akan lebih focus pada PRT yang di rumah kos2an kataya.

Bu Nawang : teknisnya gimana?

Firly : (bacain poin2 pelaksanaan). Untuk care ini anak kos bantu2 dikitlah pekerjaannya PRT. Terus ajak jalan, terus kembangin bakat seninya.

Bu Nawang : yang akan dengerin curhat itu siapa?

Putri : Kita Bu.

Bu Nawang : Jadi kalian kumpulin semua PRT terus ngomong?

Firli : Kita sosialisasikan ke majikannya juga.

Bu Nawang : Kerjaannya PRT biasanya apa aja yang kalian tahu?

F : Bersih2 depan rumah, sampe belakang, trus kamar mandi, cuci baju, masak, gitu-gitu Bu.

BN : Ini nanti ada kaitannya dengan majikan. Apa majikannya mau program ini kalian jalankan? Nanti waktu pembantunya terpotong. Juga keluar duit tambahan buat pembantunya jalan2. Siapa yang mau?

Trus kalian tahu darimana kalau pembantunya sters dengan hal ini?

F : Ya gini Bu. Kadang kan anak kos makan terus piringnya gak dicuci. Jadi pembantunya kayak, lama2 sebel gitu Bu.

BN : Ya itu ya sebel, anak kosnya yang nakal. Bukan stress. Ini program yang tidak mudah dilaksanakan. Harus yakinkan majikannya dulu bahwa PRT nya stress. Nah buktinya apa kalau PRT nya stress? Harus diteliti dulu gejala apa dalam dunia PRT yang menunjukkan bahwa mereka stress.

Putri : (dengan sangat cantik) Ehm, sekian presentasi dari kami. Selamat pagi.

Duduk. Bu Nawang maju. Saya ngantuk.

Bu Nawang : Jadi begini ya. Masih ada empat kelompok. (Suaranya lembut banget, astaga). Jadi kita mau tak mau harus masuk di minggu tenang nanti. (Gaduh. Masing2 ngbrol sana sini). Saya absen dulu ya? Bunga. Ada Bu. Citra. Ada Bu. Bla bla bla. (Tiara gak ada. Arina juga. Tasya. Aldo. Leke. Gak ada. Banyak lagi.) Hari apa ketemu? Selasa. Selasa saya gak bisa karena $%^&^%$#@. Rabu. Rabu? Ya? Rabu. Rabu…. Jam? Pagi. Jam delapan. Oke. Kita ketemu jam delapan.

Terus pada keluar. Nah di sini baru Adel pasang mukanya yang sok culun itu. Argghh. Rasanya pengen nampar. Tapi sedetik kemudian pengen bakar aja bibirnya. Sangat cantik dan menggemaskan. Astaga! Kemana ya pikiran saya? Oke. Oke. Istighfar Lix istighfar. Sekalian doa tobat dan al-fatehah. Amithaba!

Advertisements

One thought on “MANAJEMEN STRES

Bebas koment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s