ปลวก

:Aum Pawinee

Kadang kita hanya terdiam
Memandang gelas-gelas kopi
Dan ribuan maksud di kepala yang
Tak sempat tersampaikan

“Apakah aku mengganggu.”
Kau ingin aku pamit?
Obrolan orang asing di meja sebelah
Dan ketukan tanganmu pada meja pualam:
Jangan pulang dulu
Masih ada donat

Dan beberapa gelas kopi.
“Kau mengantuk?”
Kurebahkan mataku pada keningmu yang mengkerut.
Kita butuh kamus
Agar tak setiap kayu di kepalaku
Kau kerat dengan keningmu

17 Januari 2013

Esensi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Hujan Kecil-Kecil

Siang ini ada keributan dalam ruang UKM kecil yang disulap menjadi ruang produksi sastra dan teater oleh Komunitas Seni 69. Pakis dan Wahyu masuk dan bikin ribut dengan perencanaan arisan mereka yang absurd. Katanya, mereka akan mengajak semua anak UKM di lingkungan Universitas Merdeka Malang untuk membikin arisan dengan biaya arisan dua ribu perak. Lalu mereka tertawa sangat kencang. Saya, yang sedang membaca artikel-artikel lebai di blog Arman Dhani yang delapan puluh persennya adalah kutipan tulisan berbahasa Inggris miliknya tokoh sastra-budayawan-cendekiawan keren menjadi sangat terganggu. Bagaimana tidak. Dua wanita dengan suara sama-sama kencang tertawa selepas-lepasnya di ruang UKM yang sempit ini. Suara mereka seperti Continue reading