Ketika yang Muda Menulis yang Tua

Catatan kecil atas launching Yang Bertamu Adalah Ilham karya Tengsoe Tjahjono

*Felix Nesi

Saya baru tiba – ditemani gerimis yang lebih mirip hujan kecil-kecil,dari Artrock Café, sebuah kafe di Jl. Keramik, Dinoyo milik Pak DeArif, seorang pencinta dan pelaku seni yang kerap dijadikan tempatkongkow para pekerja seni. Baru saja tadi diadakan acara launchingbuku puisi Yang Bertamu adalah Ilham, karya TengsoeTjahjono, dengan peserta obrolan lebih banyak dari biasanya –kira-kira 20an orang di ruang dalam dan 20an orang di beranda luar(termasuk Pelaku teater Pak Dayat beserta rombongan yang duduk diluar; tentu saja Akang Komeng yang selalu curiga dengan isi tas saya)– dan pembicara dua orang muda Bunga Irmadian, mahasiswa Bahasa danSastra Perancis dan Renda Yuriananta, mahasiswa Pendidikan SastraInggris, dimoderatori Mbak Arie Trianggana Sari. Continue reading