Mengapa Ade Sara Pantas Dikenang

Manusia dewasa perempuan yang – karena sesuatu yang diakui orang muda sebagai cinta –kehilangan jiwanya di tangan sesamanya…. Apalagi yang lebih pantas dikenang? Agar manusia dewasa lain mau belajar mencintai dengan lebih sungguh. Agar televisi dan media hiburan memberikan gambaran cinta yang utuh bukan yang dangkal dan setengah-setengah. Agar kita tahu malu. Bahwa cinta tidak sedangkal yang kita kira.

Ade Sara

Yang Tak Menarik dari Tuhan

Catatan Seorang Agnostik terhadap Film OMG-Oh My God!

OMG-Oh My God! adalah sebuah film India yang di-direktori oleh Umesh Shukla pada tahun 2012 dengan sangat banyak media partner dan sponsor yang membuat kita lelah menunggu (bahkan hanya untuk sampai pada permintaan maaf: film ini dibuat dengan tujuan hiburan dan tidak ada sedikitpun maksud untuk menyinggung perasaan golongan tertentu), bercerita tentang Kanji Lalji Mehta (Paresh Rawal) seorang ayah dua anak yang atheis dan tidak begitu menaruh hormat pada agama. Ia menyeret pergi Continue reading

Ardelia Affanda

Demi Tuhan yang saya sendiri ragukan keberadaannya nama Affanda dengan 2 huruf F tidak menarik, sangat kolot dan bukan diksi yang indah untuk dipuisikan. Satu huruf F? Lebih tidak puitis lagi! Namun si pemilik nama tentu saja akan menuntut saya untuk mengakui bahwa itu adalah nama yang bagus sambil menagih puisi dengan mata melotot seperti tukang tagih listrik di kampung saya. Wanita penagih! Continue reading

Yudisium Psikologi Unmer 2014 dan Dajjal yang Berkeliaran

Semalam saya bertemu Muftihaturahma di asrama Hassanudin-Makassar. Dia memegang pundak saya – sebenarnya saya lupa apa dia benar memegang pundak saya atau itu hanya ilusi belaka – sambil bilang : Besok saya yudisium, Lix! Ah ya, telah saya dengar dari Adit, angkatan 2011, bahwa besok ada 19 mahasiswa Psikologi yang diyudisium. Saya gak tahu berapa orang dari angkatan 2010 yang diyudisium, namun, hell, yah, mereka itu angkatan saya! Continue reading

Tingkat Stres Mahasiswa Semester VI Fakultas Psikologi Unmer Malang saat Kuliah Siang Hari

Lebay amat judulnya!

Kuliah siang hari adalah momok. Apa itu momok? Momok menurut KBBI adalah hantu (untuk menakut-nakuti anak). Lets start it again. Kuliah siang hari adalah hantu yang menakut-nakuti anak-anak. Siang-siang, jamnya boci, terus mesti dengerin dosennya ngomong. Apalagi kalau sudah siang, suara dosennya pelan, AC-nya kencang, hadeh… Saya mengalami tiga kutukan itu saat iseng ikut kuliah Hukum Bisnis di Fakultas Ekonomi setahun yang lalu: saya tidur sangat nyenyak, suara dosen adalah lulaby. Continue reading