Yang Pantas Dikagumi dari Ayu

AyuMungkin karena saya jarang bertemu mahasiswa murah senyum yang semangat bekerja sekaligus belajar. Kadang dia di kampus. Atau di perpustakaan kota. Atau mengajak teman-temannya bergerombol berloncatan dalam box foto yang sempit. Ia tak hanya kesana-kemari menghabiskan uang orangtuanya.

Sementara matanya yang tulus menggambarkan pertanyaan-pertanyaan pada entah yang hanya ada di kepalanya: Ia sabar meladeni siapapun yang mengajaknya mengobrol. Atau sekedar tersenyum. Jika tidak, kau akan temukan dia di sudut. Mendengarkan musik dengan headset di telinga. Karena realistis pada hidup yang aneh: bersiaplah kau sakit hati jika menyimpan hati pada mata teduh dan senyumnya yang kecil-kecil.

 

ImageImage

1_0

Advertisements

Bebas koment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s