Tepuk Tangan Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) untuk Indonesia Timur dan Kecemasan-Kecemasan yang Mengikutinya

Catatan Kecil buat Comic Arie Keriting dan Abdur

Dua nama di atas membuat saya senang. Sungguh. Mereka orang cerdas yang mengolah bahasa verbal sehari-hari menjadi humor yang mendatangakan tepuk tanga, permenungan, dan duit tentu saja. Dan mereka dari Indonesia Timur. Satu hal lain yang membanggakan, menemukan anak muda Indonesia Timur dengan watak jauh dari sok jaim, gengsian, mabuk dan tersinggung. Ya mabuk sih mabuk tapi kalau mabuk diikuti dengan sensitivitas emosi dan tingkat tersinggung tinggi itu yang aneh.

Namun, beberapa kali menonton, saya sedikit resah. Mereka berdua dengan gayanya masing-masing selalu menyindir bagaimana pembangunan di Indonesia sangat tidak merata. Arie menertawakan (tentu saja dengan menunjukkan giginya yang manis versi Julia) orang-orang yang membuat sekolah alam: sedangkan kita di Indonesia rindu untuk sekolah di gedung. Abdur, yang selalu menampilkan data, mengatakan bahwa dari berapa ribu atau ratus I forget, bioskop di Indonesia, Indonesia Timur hanya kebagian lima buah bioskop. Miris. Itu hanya contoh, masih banyak bentuk lain dari kritik yang disampaikan dua komedian ini. Konten-konten seperti ini kelihatannya akan sangat menyentuh hati Indro Warkop: Ia akan menatap mereka dengan tatapan seperti Ursula habis kena modus. Penonton bertepuk tangan. Sangat riuh.

Titik-titik seperti ini merupakan bentuk perjuangan dan keprihatinan mereka. Namun, saat inilah sesungguhnya saya bertanya kepada diri saya sendiri (yaiyalah mau nanya mereka kejauhan): Pembangunan apa untuk Indonesia Timur? Pembangunan fisik? Gedung-gedung beton? Jalan raya aspal tebal kemana-mana. Bioskop. Nanti datang mall. Datang hotel. Gedung-gedung bertingkat. Dan tentu saja kebun binatang. Holy Shittt!!

Indonesia Timur, dianugerahi hutan bagus, kontur tanah asli di zaman serba beton. Ini yang bikin iri orang-orang. Yang asli selalu lebih hot daripada yang palsu. Dan, kawan, hutan beton itu palsu! Kenapa kita mau beton? Fuckin’ beton itu yang membuat Jakarta banjir. Jalan raya itu yang membuat jalan macet. Karena kita gengsi kalau tidak ada motor. Tidak ada oto.

Sebut saja, Arie dan Abdur selalu meneriakkan tentang pembangunan seperti begitu. Lalu yang datang bangun benton di Indonesia Timur siapa? Orang Jakarta, Dur… Rie… Mau pemerintah, mau pemodal, mereka bikin bioskop hotel segala macam dan kita jadi Jakarta, kita jadi Jawa. Jadi hutan beton.

Zaman beton…. Beton…. Beton….

Itu yang mencemaskan. Tentu saja teriakan komedian-komedian ini tentang pembangunan itu penting. Namun jika yang dibangun adalah beton, damn, itu bukan membangun, itu merusak. Jangan undang orang lain untuk datang dan bikin rusak tanah kita. Ajar orng-orang kita untuk tidak bikin rusak juga. Tapi pembangunan itu penting. Apa yang perlu dibangun? Jann, emang mikir apa yang perlu dibangun itu tugas gw? Bangun tidur saja susah, makan ju susah, mau pikir itu lagi. Lapar lai begini.

Advertisements

2 thoughts on “Tepuk Tangan Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) untuk Indonesia Timur dan Kecemasan-Kecemasan yang Mengikutinya

  1. Tim or Dwight,(my anit spam word was patience) so…racism has been with mankind since the beginning…. Even though this is kinda exciting like the X-Games …what is the point of this arm wrestling?Local churches of any denomination have some level of racism no matter the nationality.Dwight,Are you advocating that balancing the nationality of the board members within the SBC organization or NBC organization will change racism at the local church level? If so, how would this play out at the local church level?Thanks,Chris

Bebas koment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s