Rektor Unmer Malang, Kasih Kami Wifi dong Pak…

Pak Rektor yang baik. Dua tahun lalu, di lantai bawah Balai Merdeka, ada proyek apa entahlah saya tidak tahu namanya IMBIS. IMBIS ini, Pak, menjual voucher untuk wifi-an seharga Rp. 5.000,. Saya tidak pernah membeli namun lumayan laris, kelihatannya. Saat itu, untuk mengakses wifi gratis, saya dan beberapa teman dari Fakultas Psikologi suka main ke halaman depan Fakultas Hukum. Atau ke Ekonomi.

Sakit berkepanjangan lalu membuat saya mesti satu tahun meninggalkan kuliah yang tinggal sepotong. Begitu kembali ke Unmer tercinta, di Psikologi sudah ada wifi. Hore. Namanya Psiko-Center. Wifi ini dipasang tepat di kantor yang dulunya IMBIS itu, gratis untuk mahasiswa. Meski hanya menjangkau di sudut kecil itu saja, mahasiswa senang, karena untuk mengunduh jurnal-jurnal kecil, mereka tak perlu ke warnet. Bayangkan, Pak, ke warnet, biaya log-in hanya untuk mengunduh jurnal, kadang cuma Rp. 1000,. Eh, biaya parkirnya malah Rp. 2.000,.

Namun wifi itu, Pak, hanya sampai jam 9 malam. Maka sebelum jam 9, sebaiknya hal-hal yang dibutuhkan, dipercepat. Jika masih bersantai-santai, pengen download jurnal anu tapi masih eksisan di IG, maka tepat pukul jam 9, wifi itu akan mengeluarkan tanda seru berwarna kuning yang menjengkelkan pertanda akses sudah ditutup. Lalu sabtu dan minggu, wifi itu mati total.

Saya tidak tahu, di dalam wilayah kampus Unmer, area mana saja yang menyediakan layanan wifi gratis selain se-iprit kecil sudut di bawah gedung Balai Merdeka itu. Kau tak bisa mengakses wifi, selain di sudut situ.

Saya sempat berpikir, apa sebenarnya yang membuat Bapak ragu-ragu menyediakan wifi bagi mahasiswa? Oh, jangan ragu soal penyalahgunaan internet untuk hal-hal pornografi, karena sudah internet sehat yang mengatasi hal itu. Lagi pula, di usia mahasiswa ini, berapa lama sih mereka akan kuat bermain-main dengan hal-hal pornografi?

Saat pulang dari kampung itu pun, sebenarnya saya sangat gagap, karena Unmer baru saja meng-online-kan data-datanya semua. Untuk KRS, KHS dan sebagainya, semuanya dalam bentuk online. Itu semua penting dalam era digital ini. Namun, jangan ragu-lah, Pak, mengeluarkan sedikit uang untuk menyediakan wifi bagi mahasiswa. Sekali lagi ini semua penting di era digital. Sama halnya juga dengan tulisan ini. Saya tak perlu mencetak poster dan berteriak-teriak di depan kantor pusat: BERI KAMI WIFI!!! Saya hanya perlu menuliskannya dan mengunggahnya di blog saya. Begitulah cara kerja dunia digital. Jika kita gagap dan terlambat, kita tergilas sendiri. Oh, tentunya Bapak tak mau jika kami gagap dan tergilas sendiri.

Saya sebenarnya merindu wifi yang bisa diakses di seluruh sudut di wilayah Unmer Malang. Kami bisa nongkrong di kantin atau menunggu antrian di WC sambil wifian. Anak-anak UKM Bola bisa membuka-buka youtube tentang trik keren Christian Ronaldo menggiring Bola. Anak-anak taekwondo bisa melihat video tentang mengapa Jade Jones, atlit seksi itu selalu disebut “The Headhunter”. Anak-anak FISIP bisa melihat sendiri pidato Obama soal kebijakan senjatanya yang menuai kecaman dari partai Republik, dan hubungannya dengan negara-negara produsen senjata yang lain. Anak-anak Hukum bisa mengkaji apakah The United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) pantas hanya menjadi anggota observer di Melanesia Spearhead Grup (MSG) atau tidak. Atau anak-anak psikologi bisa browsing soal tokoh Humanistik Eksistensial lain seperti Victor Frankl, Rollo May, James Burgental atau Medard Boss, ketimbang mati-hidup membicarakan Freud dan atau hal-hal kuantitatif yang, jujur saja, ketinggalan jauuuuuuuuhhhhhhhhh jika mereka mau mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan di dalam atau luar negeri.

Yang terakhir, Pak, bisa gak di Unmer dibuatkan matakuliah khusus tentang pentingnya tidak memberikan harapan palsu pada orang yang mencintai? Agar saya dan beberapa teman saya terbebas dari PHP dan jomblo berkepanjangan.

 

Felix K. Nesi

Advertisements

One thought on “Rektor Unmer Malang, Kasih Kami Wifi dong Pak…

  1. Pingback: sufmuti

Bebas koment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s