Selamat Ulang Tahun, Indra

Saya melihat perempuan itu pertama kalinya di bawah pohon asam di depan sekolah saya, SMA Seminari Lalian. Itu suatu hari Minggu di musim kemarau tahun 2008. Pastor Lamberto sedang mengatakan suatu hal lucu tentang celotehan Pastor Lukas Lusi Bethan, ketika perempuan itu melintas. Anak-anak yang lain tertawa-tawa, tapi sekeras apapun saya mencoba membayangkan kembali, saya tak pernah ingat pada lelucon itu. Yang saya ingat adalah panas yang membakar. Angin yang menggoyangkan dedaunan. Rumput lapangan upacara yang mulai menguning. Dan dia yang melangkah malu-malu, dengan gerai rambut di kening dan renyah pasir yang dipijaknya.

Dan saya jatuh cinta.

Hari ini, 3 Oktober, dia berulang tahun. Saya harap dia selalu sehat. Saya harap dia selalu melewati hari-hari baik dalam hidupnya. Saya harap suatu saat nanti saya akan mengecup keningnya di hadapan satu atau beberapa orang pastor. Saya harap kami akan sama-sama bingung menghadapi anak sendiri yang pemberontak. Saya harap bisa menemaninya menua di sebuah rumah tua. Mungkin di tepian sabana. Di dekat sebuah danau. Sambil sesekali menonton film India atau menggerutukan anak-cucu yang tak kunjung berkabar.

Selamat ulang tahun, Indra.

Advertisements

One thought on “Selamat Ulang Tahun, Indra

  1. Pingback: sufmuti

Bebas koment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s